Cegah Penyakit Ginjal Akut Seperti di Gambia, BPOM Larang Obat Batuk Pakai 2 Bahan Ini

Sugeng rawuh Knm-Team di Portal Ini!

Knm-Team – Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM RI melarang semua obat batuk yang menggunakan dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol (EG). Hal ini menyusul kematian 69 anak di Gambia, Afrika akibat penyakit ginjal setelah meminum obat batuk. Cegah Penyakit Ginjal Akut Seperti di Gambia, BPOM Larang Obat Batuk Pakai 2 Bahan Ini

Perlu diketahui, 4 obat batuk anak produksi Maiden Pharmaceuticals Limited, India yang mengandung dietilen glikol dan etilen glikol disebut-sebut menjadi penyebab kematian anak-anak di Gambia akibat gangguan ginjal parah. 15 Persen Penduduk Indonesia Kena Diabetes, Jokowi: Tolong Sering Cek Gula Darah

Berdasarkan data WHO, keempat sirup obat batuk tersebut adalah Promethazine Oral Solution, Sirup Batuk Bayi Kofexmalin, Sirup Batuk Bayi Makoff, dan Sirup Dingin Magrip N. ilustrasi obat batuk. (Stok Shutterstock)

Dietilen glikol adalah bahan kimia yang digunakan sebagai gliserin atau pelarut lain yang banyak digunakan dalam obat batuk. Cairan antibeku ini juga digunakan sebagai minyak rem.

Sedangkan etilen glikol merupakan bahan kimia yang tidak berwarna dan tidak berbau, serta sangat beracun jika tertelan.

“Dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat, BPOM telah menetapkan persyaratan pendaftaran bahwa semua obat cair untuk anak-anak dan orang dewasa tidak boleh menggunakan dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol (EG),” kata Direktur BPOM, Penny K. Lukito. dalam keterangan yang diterima Knm-Team, Sabtu (15/10/2022).

Penny juga menegaskan, 4 obat batuk yang diduga menyebabkan kerusakan ginjal tersebut belum tersedia di Indonesia dan BPOM belum mengeluarkan izin edar.

Berdasarkan penelusuran BPOM, keempat produk yang ditarik di Gambia tidak terdaftar di india dan saat ini tidak ada satu pun produk dari Maiden Pharmaceutical Ltd, India yang terdaftar di BPOM, kata Penny. Cegah Penyakit Ginjal Akut Seperti di Gambia, BPOM Larang Obat Batuk Pakai 2 Bahan Ini

Selain itu, BPOM juga akan mendalami dietilen glikol dan etilen glikol yang dapat digunakan sebagai bahan tambahan pada obat, makanan, dan minuman.

BPOM terus memantau secara ketat efek obat ini dan akan melaporkan hasilnya kepada masyarakat, pungkas BPOM.